dua(2) ruang

Januari 28, 2008

langit-bumi

ruang langit memang tak pernah jemu mengerjip ruang bumi, dan ruang bumi dengan- laut, sungai, tasik, alur, paya, lopak, kali, tadahan -nya pula tak muak membiaskan raut langit. keseringan pertentangan ini mengasak benak gua supaya bertanya, “dalam kita meng’angkasa’kan minda(pemikiran) supaya hamil dan tidak mandul, kenapa perangai kita masih di’bumi’kan?” ..dan sikap suka ‘membumikan perangai’ ini kerap pula gua terserempak di bingkai ibu kota - ya, bunyinya mungkin agak memimik gaya tokoh motivasi, tapi itulah yang Pendeta Za’ba pernah suratkan dalam bukunya – ‘Perangai Bergantung Kepada Diri’ – dan buku ini telah dilarik di abad lalu. Angkasa atau Bumi?-pilih saja sendiri.

Tinggalkan Jawapan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Tukar )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Tukar )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.